Kamis, 06 November 2014

Patriotisme di dalam Garuda Pancasila



Undang-Undang Dasar 1945 menyatakan bahwa Lambang Negara Republik Indonesia adalah Garuda Pancasila, Hal ini dipertegaskan oleh Pemerintah Republik Indonesia dengan mengeluarkan Peraturan Pemerintah No. 66 Tahun 1951 tentang Lambang Negara yang menetapkan Garuda Pancasila sebagai Lambang Negara Republik Indonesia.
            Penggunaan Garuda Pancasila sebagai Lambang Negara juga diatur dalam UU No. 24 Tahun 2009 yang menyatakan bahwa “Lambang Negara Kesatuan Republik Indonesia berbentuk Garuda Pancasila yang kepalanya menoleh lurus ke sebelah kanan, perisai berupa jantung yang digantung dengan  rantai pada leher Garuda, dan Semboyan Bhinneka Tunggal Ika ditulis diatas pita yang dicengkeram oleh Garuda”.

Cara membuat kabel UTP Straight dan kabel Cross Over



Kabel UTP merupakan salah satu media transmisi yang paling banyak digunakan untuk membuat sebuah jaringan local (Local Area Network), selain karena harganya relative murah, mudah dipasang dan cukup bisa diandalkan. Sesuai namanya Unshielded Twisted Pair berarti kabel pasangan berpilin/terbelit (twisted pair) tanpa pelindung (unshielded). Fungsi lilitan ini adalah sebagai eleminasi terhadap induksi dan kebocoran. Sebelumnya ada juga kabel STP (Shielded Twisted Pair), untuk contoh gambarnya dapat dilihat dibawah:

Rabu, 05 November 2014

Dakwah Rasulullah pada periode Makkah


       Dakwah Rasulullah SAW pada periode Mekkah
Nabi Muhammad merupakan salah seorang anggota bani Hasyim, suatu kabilah yang ada dalam suku Quraisy, ia lahir pada 12 Rabiul Awal tahun Gajah atau bertepatan dengan 20 Agustus 570 M.
Menjelang usia nya yang ke 40 tahun, beliau selalu berkhalwat di gua Hira, sebuah tempat yang terletah beberapa kilometer dari kota Mekkah, di tempat tersebut beliau berusaha menenangkan diri dengan cara bertafakkur. Setelah lama berkhalwat akhirnya pada tanggal 17 Ramadhan tahun 611 M, atas perintah Allah SWT, malaikat Jibril datang kehadapan-nya untuk menyampaikan wahyu pertama, yakni surat Al-‘Alaq ayat 1-5.

Sabtu, 01 November 2014

Halloween? Go to Hell !!



 Open mind dengan budaya setan dan pagani, 

            Diluar sana, anak-anak ABG dan budaya barat terutama Eropa dan Amerika akan merayakan momen sesat dan kufur yang di gelar pada akhir bulan Oktober. Namanya Halloween, berasal dari tradisi masyarakat Skotlandia, dahulu disebut daerah dan mendiami Irlandia. Sesatnya adalah pada hari terakhir bulan Oktober, para arwah gentayangan di bumi. Naudzubillahi min dzalik
            Bangsa barat itu memang aneh dan sesat, mengaku bangsa yang maju dan beradab, mengaku modern dan budayanya tinggi, tapi anehnya budaya seperti setan Halloween dan valentine tak bisa di telaah asal-usulnya dan malah dirayakan. Mengaku tak percaya agama, tapi mengapa percaya akan setan? Memangnya mereka ga punya internet ya???

Dasar-dasar jurnalistik bagi pemula



Setiap (calon) wartawan wajib memahami dan menguasai dasar-dasar jurnalistik (basics of journalisme) agar menjalankan aktivitas jurnalistik dengan baik dan benar. Wartawan profesional tidak sekadar "bisa nulis berita", tapi juga memahami dan menaati aturan yang berlaku di dunia jurnalistik, terutama kode etik jurnalistik.
            Jika ada keluhan tentang kinerja wartawan, misalnya tulisannya "asal" atau beritanya "ngawur"--dari segi penulisan ataupun dari segi substansi, kemungkinan besar sang wartawan belum/tidak memahami dan menguasai dasar-dasar jurnalistik.
            Bisa jadi, ia menjadi wartawan hanya bermodal "bisa nulis", tidak punya bekal dasar-dasar jurnalistik sebagaimana peserta pelatihan atau mahasiswa jurnalistik.